Skrining Fitokimia Dan Potensi Antibakteri Ekstrak Etanol Biji Buah Pepaya (Carica papaya L) Terhadap Pertumbuhan Escherchia coli dan Staphylococcus aureus
Abstract
Diare menjadi salah satu masalah Kesehatan di negara berkembang seprti di Indonesia. Bakteri bisa menjadi penyebab utama dalam berbagai gangguan Kesehatan, seperti penyakit kulit, gangguan pencernaan, infeksi. Ekstrak Etanol Biji Pepaya memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid, saponin, flavonoid, tannin, steroid yang berperan sebagai anti agen antibakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan potensi antibakteri ekstrak etanol biji buah pepaya (Carica papaya L) terhadap Escherchia coli dan Staphylococcus aureus berdasarkan diameter zona hambat dan juga untuk mengetahui senyawa kimia yang terkandung pada biji buah pepaya (Carica papaya L). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rata-rata pada bakteri Escherchia coli dengan konsentrasi 2% sebesar 6,6 mm konsentrasi 4% sebesar 7,3 mm konsentrasi 8% sebesar 8,6 mm kontrol positif sebesar 42,3 mm dan kontrol negatif 0 mm. Sedangkan hasil pengukuran diameter zona hambat pada bakteri Staphylococcus aureus dengan konsentrasi 2% sebesar 6,3 mm konsentrasi 4% sebesar 6,6 mm konsentrasi 8% sebesar 9,3 mm kontrol positif sebesar 32,6 mm dan kontrol negatif 0 mm. Hasilnya menunjukkan konsentrasi 4% efektif menghambat pertumbuhan bakteri Escherchia coli dan Staphylococcus aureus.
Read the paper
Related studies
- Deciphering the Resistome of the Widespread Pseudomonas aeruginosa Sequence Type 175 International High-Risk Clone through Whole-Genome Sequencing
- Laboratory-based nationwide surveillance of antimicrobial resistance in Ghana
- Phenotypic characterization of an international Pseudomonas aeruginosa reference panel: strains of cystic fibrosis (CF) origin show less in vivo virulence than non-CF strains
- Incidence and factors associated with development of phlebitis: results of a pilot study cohort
- Efficacy of triple therapy with a proton pump inhibitor, levofloxacin, and amoxicillin as first-line treatment to eradicate Helicobacter pylori
- Ten-Day versus 14-Day Levofloxacin-Containing Triple Therapy for Second-Line Anti-Helicobacter pyloriEradication in Taiwan
Go deeper in Evidence Hub
Evidence Hub adds a study data sheet (design, sample size, evidence level, key numbers), an AI summary and a chat grounded in the paper's text.