Evidence Hub

Perbandingan antara Efektivitas Penggunaan Fluorokuinolon VS Beta-Laktam dan/atau Makrolida pada Pasien Pneumonia Komunitas Rawat Inap: Sebuah Kajian Literatur

Andi Ameilia Sari Riandika, Nanang Munif Yasin, Titik Nuryastuti

Majalah Farmaseutik, 2025

Abstract

Pneumonia komunitas merupakan infeksi pneumonia yang diperoleh dari lingkungan masyarakat atau dari luar rumah sakit, di mana rejimen antibiotik pasien dengan pneumonia komunitas adalah monoterapi fluorokuinolon (FK) atau dengan kombinasi beta laktam (BL) dan makrolida (MD). Review ini membandingkan efektivitas penggunaan antara monoterapi FK dengan BL±MD pada pasien dewasa pneumonia komunitas yang dirawat inap. Studi kontrol terandomisasi dilibatkan dalam review artikel ini mengikuti daftar checklist PRISMA. Hasil review dari 6 studi kontrol terandomisasi menunjukkan bahwa monoterapi dengan FK memiliki efektivitas yang serupa dengan terapi rejimen BL+MD pada pasien pneumonia komunitas mild hingga moderate. Monoterapi BL, rejimen BL+MD, dan monoterapi FK memiliki efektivitas yang serupa pada pasien pneumonia komunitas mild hingga moderate dan yang dirawat inap di ruangan non intensive care unit (non-ICU). Monoterapi MD tidak kalah dengan monoterapi FK dari segi efektivitas pada pasien pneumonia komunitas bakterial mild hingga moderate. Kesimpulannya, antara monoterapi FK, monoterapi BL, monoterapi MD, dan kombinasi BL+MD memiliki profile efektivitas yang serupa.

Read the paper

Related studies

Go deeper in Evidence Hub

Evidence Hub adds a study data sheet (design, sample size, evidence level, key numbers), an AI summary and a chat grounded in the paper's text.

Open this study Sign up free