Evidence Hub

Senyawa Metabolit Sekunder dan Aktifitas Afrodisiak Ekstrak Etanol Cabe Jawa (Piper retrofractum Vahl) secara In Silico

Taufikurrahman, Retno Widyowati, Sukardiman Sukardiman

MPI (Media Pharmaceutica Indonesiana), 2024

1 citation

Abstract

Disfungsi ereksi merupakan salah satu masalah seksual yang paling umum terjadi pada pria. Obat yang tersedia di pasaran dapat digunakan untuk mengatasi masalah ini, tetapi penggunaan obat tersebut seringkali menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan. Penggunaan bahan alami sebagai alternatif pengobatan semakin populer, salah satunya yaitu ramuan berbahan cabe jawa (Piper retrofractum Vahl). Cabe jawa diketahui memiliki berbagai macam metabolit sekunder yang memiliki peran sebagai bioaktif diantaranya aktivitas afrodisiak. Cabe jawa diekstraksi dengan etanol 96% menggunakan metode maserasi dan dianalisa dengan menggunakan LC/MS untuk mengidentifikasi metabolit sekunder yang terkandung pada cabe jawa. Sebanyak sepuluh metabolit sekunder terdeteksi yaitu Salsolinol, Quercetin, Caffeoyl putrescin, Diferuloyl putrescine, Feruloyl tyramine, Hydroxychloroquine, Tetrahydropapaveroline, Piperine, N-Oleyl-Leucine, dan Capsaicin. Selanjutnya dilakukan uji in silico terhadap masing metabolit yang diketahui dengan ligan senyawa sildenafil sebagai pembanding terhadap aktifitasnya sebagai penghambat phosphodiesterase type 5 (PDE5) dengan protein PDB ID 2H42. Dari hasil uji in silico dengan teknik molecular docking diketahui bahwa piperin memiliki aktifitas sebagai penghambat phosphodiesterase type 5 (PDE5) dengan nilai energi ikat dan konstanta inhibisi sebesar -8,62 kkal/mol dan 0,485 uM, yang merupakan aktifitas terbaik dari sepuluh metabolit sekunder yang diketahui, namun aktifitas…

Read the paper

Related studies

Go deeper in Evidence Hub

Evidence Hub adds a study data sheet (design, sample size, evidence level, key numbers), an AI summary and a chat grounded in the paper's text.

Open this study Sign up free