Evidence Hub

Analisis efektivitas antibiotik levofloxacin dan ceftriaxon pada pasien pneumonia di instalasi rawat inap RSD X Kota Cirebon Tahun 2023

Like Efriani, Teguh Adiyas Putra, Fifit Fitriyani

Journal of Pharmaceutical And Sciences, 2025

Abstract

Pneumonia merupakan peradangan karena adanya mikroorganisme seperti bakteri, virus, jamur serta substansi asing yang masuk kedalam paru-paru. Tatalaksana terapi pneumonia diberikan antibiotik untuk menghilangkan bakteri penyebab dan penyembuhan secara keseluruhan. Secara konseptual, antibiotik levofloxacin dinilai lebih baik untuk terapi pneumonia dibandingkan ceftriaxon. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbandingan efektivitas antara antibiotik levofloxacin dan ceftriaxon pada pasien pneumonia di instalasi rawat inap RSD X Kota Cirebon. Parameter untuk menentukan efektivitas antibiotik berdasarkan suhu tubuh dan length of stay (LOS). Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross-sectional secara retrospektif. Data pasien dari rekam medis sebanyak 91 sampel yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data terdiri dari karakteristik pasien, penggunaan antibiotik, dan data efektivitas terapi. Data diujikan secara statistika menggunakan Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan levofloxacin dan ceftriaxon memiliki efektivitas yang berbeda sebagai terapi antibiotik pada pasien pneumonia rawat inap RSD X Kota Cirebon, kecuali berdasarkan length of stay.

How strong is the evidence?

Evidence Hub reads this as a cross-sectional. Its evidence level is 4 of 5 (Low · observational). Observational designs can show an association but not prove cause.

How the five levels of evidence work. The level is assigned automatically from the abstract and can be wrong, so check the paper.

Read the paper

Related studies

Go deeper in Evidence Hub

Evidence Hub adds a study data sheet (design, sample size, evidence level, key numbers), an AI summary and a chat grounded in the paper's text.

Open this study Sign up free