Evidence Hub

UJI resistensi bakteri basil gram negatif pada sputum penderita pneumonia terhadap antibiotik levofloxacin DAN cefotaxim DI rsup DR. soeradji tirtonegoro klaten

Ardy Prian Nirwana, Jatu Parmawati

Klinikal Sains Jurnal Analis Kesehatan, 2024

Abstract

Pneumonia merupakan infeksi yang sering muncul pada semua usia. Pneumonia meruapakan penyabab utama kematian diantara semua kelompok usia dengan 4 juta kematian (7% dari angka kematian total dunia) (CDC, 2015). WHO dalam laporannya tahun 2017 menyebutkan bahwa sebanyak lebih dari 808.00 anak dibawah usia 5 tahun meninggal karena pneumonia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil uji sensitivitas bakteri basil gram negatif pada sampel sputum pasien penderita pneumonia terhadap antibiotik Levofloxacin dan Cefotaxime di RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan teknik sampling purposive sampling. Populasi penelitian ini adalah seluruh sputum yang diperiksa kultur di Laboratorium Mikrobiologi RSUP dr.Soeradji Tirtonegoro. Didapatkan 26 sampel terdapat bakteri Acinetobacter baumannii sebanyak 32%, Klebsiella pneumoniae sebanyak 29%, Pseudomonas aeruginosa sebanyak 26%, Enterobacter cloacae sebanyak 10%, dan Kluyvera ascorbata sebanyak 3%. Uji resistensi antibiotik terhadap bakteri batang gram negative yang ditemukan 30 % bakteri resisten terhadap antibiotik levofloxacin dan 63% resisten terhadap antibiotik cefotaxime.

Read the paper

Related studies

Go deeper in Evidence Hub

Evidence Hub adds a study data sheet (design, sample size, evidence level, key numbers), an AI summary and a chat grounded in the paper's text.

Open this study Sign up free