Evidence Hub

Evaluasi rasionalitas penggunaan antibiotik pasien pneumonia DI RS tipe B kota bogor

Wulan Septiani, Rosiana Rosiana, Masita Sari Dewi, Marselina Marselina

Jurnal Buana Farma, 2025

Abstract

Pneumonia salah satu penyebab utama kematian dan kesakitan di seluruh dunia. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat meningkatkan risiko terjadinya resistensi antimikroba. Evaluasi rasionalitas diperlukan untuk memastikan ketepatan pemilihan, dosis, dan durasi terapi. Penelitian ini bertujuan menggambarkan karakteristik pasien pneumonia, pola peresepan antibiotik, dan rasionalitas penggunaannya di Instalasi Rawat Inap RS Tipe B Kota Bogor tahun 2024. Penelitian ini bersifat deskriptif retrospektif dengan menggunakan data rekam medis 83 pasien pneumonia periode Januari–Desember 2024. Analisis dilakukan secara deskriptif, penilaian rasionalitas menggunakan metode Gyssens sesuai Permenkes No. 28 Tahun 2021. Hasil menunjukkan mayoritas pasien berusia ≥60 tahun (41,0%) dan laki-laki (51,8%). Antibiotik terbanyak adalah ceftriaxone (57,9%) dan levofloxacin (20,0%). Rasionalitas kategori 0 (tepat) sebesar 55,6%, sedangkan 44,4% tidak rasional, terutama kategori IVa (23,3%) dan IIIb (10,0%). Kesimpulan: Diperlukan peningkatan rasionalitas melalui evaluasi berkala, clinical pathway, dan PPRA.

Read the paper

Related studies

Go deeper in Evidence Hub

Evidence Hub adds a study data sheet (design, sample size, evidence level, key numbers), an AI summary and a chat grounded in the paper's text.

Open this study Sign up free