Evidence Hub

Evaluasi Penggunaan Antibiotik pada Pasien Pneumonia di Rumah Sakit Umum Universitas Muhammadiyah Malang

Rara Puspita Putri

eTheses of Maulana Malik Ibrahim State Islamic University (Maulana Malik Ibrahim State Islamic University), 2025

41 participants

Abstract

INDONESIA: Infeksi saluran pernapasan bawah, khususnya pneumonia, masih masih menjadi masalah kesehatan dunia dengan kejadian dan mortalitas yang tinggi. Ketidaktepatan dalam penggunaan antibiotik merupakan salah satu faktor utama yang mendorong munculnya resistensi serta menimbulkan masalah kesehatan yang lebih luas sehingga dilakukan evaluasi penggunaan antibiotik untuk memastikan terapi yang tepat dan mencegah resistensi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi gambaran dan kualitas penggunaan antibiotik pada pada pasien pneumonia di RSU Universitas Muhammadiyah Malang. Penelitian ini merupakan studi observasional retrospektif yang dilakukan menggunakan data rekam medis pasien pneumonia periode 2023—2024. Evaluasi kualitatif penggunaan antibiotik dilakukan pada 48 rekam medis menggunakan Metode Gyssens untuk menilai ketepatan terapi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Sefotaksim tercatat sebagai antibiotik yang paling sering digunakan (46%). Evaluasi secara kualitatif memperlihatkan penggunaan antibiotik yang tepat sebanyak 41 pasien, dan 8 pasien tidak tepat. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukan bahwa antibiotik yang sering digunakan di RSU UMM pada pasien pneumonia adalah Sefotaksim, Seftriakson, dan Levofloxacin. Sementara itu, penggunaan antibiotik 85% telah tepat dan 15% kasus tidak tepat berdasarkan metode Gyssens terhadap pedoman yang meliputi: dosis tidak tepat kategori IIa (13%), dan adanya alternatif yang lebih aman Kategori IVb (2%).…

Read the paper

Related studies

Go deeper in Evidence Hub

Evidence Hub adds a study data sheet (design, sample size, evidence level, key numbers), an AI summary and a chat grounded in the paper's text.

Open this study Sign up free